skip to main | skip to sidebar

BERBAGI BERSAMA

 
  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
  • HOME
  • INFO LOKER
  • PELAJARAN AGAMA
    • AL QURAN
    • SEJARAH
    • BAHASA ARAB
    • AQIDAH AKHLAK
    • FIQIH
  • PELAJARAN UMUM
    • MTK
    • BAHASA INDONESIA
    • IPA
    • IPS
    • KOMPUTER
  • BULETIN
  • AL QURAN ONLINE
  • SUMBER
    • GOOGLE
    • SAVE4YOUR
    • WIKIPEDIA
    • WEBSITE LAINYA
Tampilkan postingan dengan label Buletin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buletin. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 Desember 2011

Cara Mengatasi Masalah Cinta Langkah demi Langkah

Diposting oleh Unknown di 18.38 – 0 komentar
 
Cara Mengatasi Masalah Cinta sehingga Anda akan terbebas dari akibat buruk masalah cinta. Pada artikel ini dijelaskan akibat buruk atau bahaya masalah cinta dan bagaimana cara mengatasinya sehingga Anda selamat dari bahaya cinta. Anda juga akan menemukan, mengapa pembahasan ini begitu penting dan menentukan sukses Anda, dunia akhirat.

Oleh Rahmat Mr. Power
Sumber: http://www.motivasi-islami.com/cara-mengatasi-masalah-cinta/

Langkah Pertama Cara Mengatasi Masalah Cinta
Inikah Cinta?

Berbicara tentang Cara Mengatasi Masalah Cinta, maka langkah pertamanya ialah kita harus mengerti dulu definisi cinta. Banyak sekali definisi cinta yang bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber, tetapi saya akan jelaskan definisi cinta dari ulama terkemuka yang pasti terpercaya, yaitu Imam Ghazali.

  Cinta adalah suatu kecendrungan terhadap sesuatu yang memberikan manfaat. -Al Ghazali

Ada Apa Dengan Cinta?

Kita sedang membahas mengatasi masalah cinta. Memangnya ada apa dengan cinta? Bukankah cinta itu suci dan agung? Justru karena anggapan cinta itu suci dan agung, maka banyak orang yang mengikuti secara mutlak apa yang (dia pikir) datang dari cinta. Inilah masalah utama dengan cinta, saat kita tertawan oleh cinta yang salah, oleh cinta yang tidak semestinya.

Ya, cinta akan menjadikan diri Anda tawanan apa yang Anda cintai. Prosesnya seperti apa yang dijelaskan oleh Ibnul Qayyim:

  • berawallah hubungan antara hati dengan apa yang dilihat-nya.
  • Lalu hubungan itu menguat sehingga menjadi kerinduan yang tertuang ke segenap sisi hati.
  • Kerinduan itu pun menguat hingga menjadi gharam (cinta membara), seperti gharim (orang yang berpiutang) yang tak pernah meninggalkan gharim-nya (orang yang berhutang padanya).
  • Lalu gharam itu pun menguat hingga menjadi Hsyq, yaitu cinta yang berlebihan.
  • Lalu ia pula menguat hingga menjadi syaghaf, yaitu cinta yang sampai menukik tajam dan menyatu dengan hati.
  • Kemudian ia juga menguat hingga menjadi tatayyum, yakni penyembahan.
  • Ia menyembah cinta, hatinya pun kemudian menjadi hamba bagi orang yang ia tidak layak menjadi hambanya.
Demi Cintaku Padamu

Inilah puncak masalah cinta. Saat cinta sudah tidak terbendung, saat diri sudah menjadi tawanan apa yang kita cintai, maka kita bisa dengan mudah mengatakan: "demi cintaku padamu..." kemudian dia mau melakukan apa saja dengan yang dicintainya.

Coba perhatikan, berikut adalah fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita berkaitan dengan cinta:
  • Banyak orang yang rela melakukan dosa demi cintanya kepada lawan jenis, mulai berdua-duaan di tempat yang sepi, berpegangan tangan, saling memandang, berzina, bahkan sampai bunuh diri. Semuanya dosa namun terbungkus oleh keindahan cinta yang menjadikan diri kita tawanan.
  • Begitu juga, banyak orang yang rela melakukan dosa demi cintanya kepada harta. Menipu, korupsi, kolusi, mencuri, dan berbagai perbuatan jahat lainnya adalah karena cinta kepada harta benda. Mereka mau menghalalkan segala cara demi cintanya pada harta.
Tentu masih ada cinta-cinta lainnya yang menjadikan diri kita tertawan, tunduk, dan patuh terhadap apa yang dikatakan yang dicintainya tanpa peduli apakah itu baik atau tidak, apakah itu benar atau tidak. Inilah mengapa kita akan belajar bagaimana cara mengatasi masalah cinta, sebab masalah cinta bisa menjerumuskan kehidupan kita.

"Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah." (Al-Baqarah: 165).

Cinta itu sangat halus, merasuk ke dalam hati. Dalil dan pembenaran pun muncul demi apa yang dicintainya. Inilah mengapa kita harus mengetahui cara mengatasi masalah cinta.

The Power of Love

Cinta itu memiliki kekuatan, bahkan motivasi diri berawal dari cinta. Cinta adalah penggerak. Cintalah yang menjadikan kita bertindak. Jika apa yang kita cintai itu benar, maka benarlah apa yang kita lakukan. Sebaliknya, jika apa yang kita cintai itu salah, maka salahlah apa yang kita lakukan.

Ibnul Qayyim mengatakan:
  • Cinta menggerakkan seorang pecinta untuk mencari yang dicintai-nya, dan kecintaannya akan sempurna manakala ia telah mendapatkannya.
  • Maka, cinta itulah yang menggerakkan pecinta Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih), pecinta Al-Qur'an, pecinta ilmu dan iman, pecinta mate-ri dan uang, pecinta berhala-berhala dan salib, pecinta wanita dan anak-anak, pecinta tanah dan air dan cinta pula yang menggerakkan pecinta saudara-saudaranya.
  • Hatinya akan tergerak kepada yang dicintainya dari hal-hal di atas.
  • Hatinya tergerak saat yang dicintainya disebutkan, dan tidak ketika disebutkan yang lain.
Jika mau disebutkan secara sederhana, jika Anda mencintai Allah, maka Anda akan tergerak menuju Allah. Sebaliknya, jika cinta kepada yang lainnya, maka Anda akan tertuju kepada yang selain Allah. Inilah kekuatan cinta yang menjadikan cara mengatasi masalah cinta menjadi sangat penting.

Langkah Kedua Cara Mengatasi Masalah Cinta

Ok, tadi kita sudah membahas langkah pertama Cara Mengatasi Masalah Cinta yaitu memahami bahaya dari masalah cinta. Setelah Anda memahami bahaya masalah cinta, maka Anda akan otomatis mengalihkan cinta Anda kepada cinta hakiki, yaitu Allah Subhaanahu wa ta'ala. Bukan berarti tidak boleh mencintai makhluq-Nya, namun cinta kita kepada makhluq-Nya adalah dalam rangka cinta kita kepada Allah.

Cara Mengatasi Masalah Cinta Itu Dengan Tazkiyatun Nafs

Sekarang, kita bahas bagaimana Cara Mengatasi Masalah Cinta langkah kedua. Apa langkah keduanya? Membersihkan hati kita sehingga kita memiliki hati yang sehat (qalbun salim) dan terus menjaganya. Menurut Ibnul Qayyim:

Qalbun salim adalah hati yang selamat dari menjadikan sekutu untuk Allah dengan alasan apa pun. la hanya mengikhlaskan penghambaan dan ibadah kepada Allah semata, baik dalam kehendak, cinta, tawakal, inabah (kembali), merendahkan diri, khasyyah (takut), raja' (pengharapan), dan ia mengikhlaskan amalnya untuk Allah semata. Jika ia mencintai maka ia mencintai karena Allah. Jika ia membenci maka ia membenci karena Allah. Jika ia memberi maka ia memberi karena Allah. Jika ia menolak maka ia menolak karena Allah.

Insya Allah, semoga Allah memberikan kekuatan, saya akan membahas tentang cara membersihkan hati (tazkiyatun nafs) di lain waktu. Atau Anda bisa membaca buku Tazkiyatun Nafs karangan Said Hawwa yang bisa Anda dapatkan di toko buku kesayangan Anda. Inti yang ingin saya sampaikan disini adalah cara mengatasi masalah cinta itu ialah tiada lain dengan membersihkan hati.

Catatan: Kutipan Ibnul Qayyim yang disebutkan dalam artikel Cara Mengatasi Masalah Cinta, dikutip dari kitab Mawaridul Aman Al-Muntaqa min Ighatsatul Lahfan fi Mashayidisy Syaithan karya Ibnul Qayyim Al Jauziyah.

Oleh Rahmat Mr. Power
Sumber: http://www.motivasi-islami.com/cara-mengatasi-masalah-cinta/

COPY PASTE: silahkan dicopy dan disebarkan tanpa mengubah isi termasuk mencantumkan penulis dan sumber.
BERBAGI: atau, cara mudahnya dengan klik Share/Bagikan
[ Read More ]
Read more...
Rabu, 07 Desember 2011

Hanya 1 kekurangan wanita

Diposting oleh Unknown di 20.27 – 0 komentar
 
Read this part...hope it will bless u ok?!
Hanya 1 kekurangan wanita
ketika TUHAN Menciptakan wanita , DIA lembur pada hari ke-6.
Malaikat datang dan bertanya " Mengapa Begitu lama TUHAN?
TUHAN menjawab "Sudah kah engkau liat semua detail yg AKU buat untuk
menciptakan mereka?"
2 tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dr
plastik.
Setidaknya terdiri dari 200 bagian, yang bisa digerakkan dan
berfungsi baik untuk segala jenis makanan.
Mampu menjaga banyak anak saat bersamaan, punya pelukan yang dapat
menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan. . Dan semua dilakukannya dengan 2 tangan ini.
Malaikat itu Takjub.." Hanya dengan 2 tangan?...impossible!!
Oh...Tidak!! AKU akan menyelesaikan ciptaan hari ini,karena ini
adalah ciptaan favoritKU.
"Oh ya...dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa
bekerja selama 18 jam sehari.
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan TUHAN itu.
"Tapi Engkau membuatnya begitu Lembut TUHAN?"
"Yah...Aku membuatnya begitu lembut,tapi engkau belum bisa bayangkan
kekuatan yang
AKu berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa?"
"Dia bisa berpikir?" tanya malaikat
TUHAN menjawab: " Tak hanya berpikir,dia mampu bernegoisasi.. "
Malaikat itu menyentuh dagunya. . .
" TUHAN ENGKAU buat ciptaan ini kelihatnya lelah dan rapuh! Seolah
terlalu banyak beban baginya."
" Itu bukan lelah atau rapuh.....itu AIR MATA".
"Untuk apa?"tanya malaikat
Tuhan melanjukan : " AIR MATA adalah salah satu cara dia
mengekspresikan kegembiraan,
kegalauan, Cinta, kesepian, penderitaan dan kebahagian"
ENGKAU memikirkan segalasesuatunya. Wanita ciptaanMU ini akan sungguh
menakjubkan! "
YA Mesti. . . !
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona bagi laki-laki.
Dia dapat mengatasi beban bahkan laki-laki
Dia Mampu menyimpan kebahagian dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menagis saat terharu, terharu saat
tertawa, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Dia tidak menolak kalo melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
- CINTANYA TANPA SYARAT -
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat temannya tertawa.
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih saat mendengar berita sakit dan kematian
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup,
dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
" Hanya 1 Kekurangan dari Wanita "
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA
Jika kamu menghargai wanita atau merasa seorang wanita..
Forward dengan judul : Hanya 1 Kekurangan Wanita

Sumber : https://www.facebook.com/note.php?note_id=10150288196742331
[ Read More ]
Read more...
Senin, 28 November 2011

Debat dalam masalah Agama???

Diposting oleh Unknown di 17.37 – 0 komentar
 
Banyak orang yang sholat dengan gerakan yang berbeda-beda..
Ada yang bersidekap di dada, ada yang jari telunjuknya di gerakan, ada yang memakai kunut ada yang tidak, dll..
Tapi mengapa hal itu sampai diperdebatkan???

Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dari hal tersebut. Dalam Ash-Shohihain dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda :
اِقْرَأُوْا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ عَلَيْهِ قُلُوْبُكُمْ فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فَقُوْمُوْا عَنْهُ
“Bacalah Al-Qur`an selama hati-hati kalian masih bersatu, maka jika kalian sudah berselisih maka berdirilah darinya”.

Dan dalam Al-Musnad dan Sunan Ibnu Majah –dan asalnya dalam Shohih Muslim- dari ‘Abdullah bin ‘Amr :
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ وَهُمْ يَخْتَصِمُوْنَ فِي الْقَدْرِ فَكَأَنَّمَا يَفْقَأُ فِي وَجْهِهِ حُبُّ الرُّمَّانِ مِنَ الْغَضَبِ، فَقَالَ : بِهَذَا أُمِرْتُمْ ؟! أَوْ لِهَذَا خُلِقْتُمْ ؟ تَضْرِبُوْنَ الْقُرْآنَ بَعْضَهُ بِبَعْضٍ!! بِهَذَا هَلَكَتِ الْأُمَمُ قَبْلَكُمْ
“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah keluar sedangkan mereka (sebagian shahabat-pent.) sedang berselisih tentang taqdir, maka memerahlah wajah beliau bagaikan merahnya buah rumman karena marah, maka beliau bersabda : “Apakah dengan ini kalian diperintah?! Atau untuk inikah kalian diciptakan?! Kalian membenturkan sebagian Al-Qur’an dengan sebagiannya!! Karena inilah umat-umat sebelum kalian binasa”.

Bahkan telah datang hadits (yang menyatakan) bahwa perdebatan adalah termasuk dari siksaan Allah kepada sebuah ummat. Dalam Sunan At-Tirmidzy dan Ibnu Majah dari hadits Abu Umamah radhiallahu ‘anhu, beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوْا عَلَيْهِ إِلاَّ أُوْتُوْا الْجَدَلَ، ثُمَّ قَرَأَ : مَا ضَرَبُوْهُ لَكَ إِلاَّ جَدَلاً
“Tidaklah sebuah kaum menjadi sesat setelah mereka dulunya berada di atas hidayah kecuali yang suka berdebat, kemudian beliau membaca (ayat) “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja””.

Imam Ahmad rahimahullah berkata : “Pokok-pokok sunnah di sisi kami adalah berpegang teguh dengan apa yang para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berada di atasnya dan mencontoh mereka. Meninggalkan semua bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat. Meninggalkan permusuhan dan (meninggalkan) duduk bersama orang-orang yang memiliki hawa nafsu. Dan meninggalkan perselisihan, perdebatan dan permusuhan dalam agama”.

Seseorang melakukan hal seperti itu karna dia juga mempunyai dalil-dalilnya..jadi untuk apa diperdebatkan???
Jika diperdebatkan terus-menerus maka yang akan terjadi hanyalah silaturahmi yang semakin longgar...

menurut kayakinan masing-masing aja lah..tak perlu pusing-pusing mikirin si A sholatnya seperti ini, si B sholatnya seperti ini..Huft...Capeee Deeeehhh..
Bahkan sampai-sampai ada yang menuduh AJARAN SESAT hanya karna gerakan sholatnya berbeda dari yang lain..
Astaghfirulloh..
dan orang yang memakai cadar pun sampai dimusuhi, dipandang sinis oleh orang-orang yang tak menutup auratnya, bahkan sampai dibilang TERORIS..Astaghfirulloh..
jangan berprasangka buruk dulu Sob...nih ada ayatnya..

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain. Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat : 12)

tak ada yang salah dalam gerakan itu yang salah adalah yang tak mengerjakan sholat...(setujuuuu)
dan tak ada yang salah pula dengan orang yang memakai cadar/jilbab besar,, yang salah adalah orang yang tak menutup auratnya..(satujuuuuu pisaaannn)

Allah SWT berfirman :
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha  Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Qs. Al-Ahzab: 59).

“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…’” (Annur:31)

“Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mrip ekor sapi untk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Keterangan:
Hadis ini menjelaskan tentang ancaman bagi wanita-wanita yang membuka dan memamerkan auratnya. Yaitu siksaan api neraka. Ini menunjukkan bahwa pamer aurat dan “buka-bukaan” adalah dosa besar. Sebab perbuatan-perbuatan yang dilaknat oleh ALLOH SWT atau Rasul-Nya dan yang diancam dengan sangsi duniawi (qishas, rajam, potong tangan dll) atau azab neraka adalah dosa besar.


Sahabat fillah yuk kita pererat silaturahmi dengan tidak memperdebatkan masalah agama..^^

Sumber : 
[ Read More ]
Read more...

Kekuatan Militer Indonesia Ranking 18 Dunia

Diposting oleh Unknown di 00.49 – 0 komentar
 

13124446491751997455
Ilustrasi/Admin (Shutterstock)
Sebuah analisis yang dipublikasikan Global Fire Power belum lama ini memberikan evidence yang obyektif untuk menunjukkan peta kekuatan militer negara-negara di seluruh dunia. Berdasarkan uji data yang mendukung kekuatan militer, daya tahan, stamina dan survival yang mendukungnya, Indonesia berada pada tempat terhormat, di urutan ke 18, menduduki puncak klasemen di kawasan ASEAN, bahkan mengungguli kekuatan Australia yang ada di posisi ke 24 ranking militer seluruh dunia.

[ Read More ]
Baca selengkapnya »
Read more...
Minggu, 06 November 2011

SEDIKIT KATA BANYAK BERAMAL

Diposting oleh Unknown di 19.13 – 0 komentar
 

Membaca ungkapan Imam Al Auza’itak urung membuat hati kecut. Karena kalau mau mengoreksi diri tampaknya kita bisa masuk kategori golongan kedua tersebut. Walau sering kali diri kita begitu pongah, merasa diri telah banyak beramal atau memberikan segudang jasa pada islam dan umatanya. Menjual akhirat demi keuntungan dan kepentingan dunia yang sesaat. Kelompok manusia yang payah dan laksana buih, yang disebut sebagai orang munafik.

“Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi.” (Ar Ra’du:17)

[ Read More ]
Baca selengkapnya »
Read more...

Muslimah menuju pribadi shalihah

Diposting oleh Unknown di 19.11 – 0 komentar
 
Mana sih alamat situs yang baik lagi ramah untuk muslimah ? huh.. susah sekali nyarinya! Sudah berkeliling dan berselancar gak ketemu juga. Padahal remaja muslimah seperti kita kan gak boleh kalah dengan para ikhwan dalam mencari ilmu. Salah-salah nyari alamat bias-bisa kepergok situs yang bikin hati hancur dan kepala berdenyut nyut nyut. Keliru masuk ke alamat situs yang ngakunya islami padahal menyimpang juga bikin pemahaman kacau binti amburadul. Subahanallah. Baiklah, dari pada kamu bingung-bingung nyari belum ketemu juga, coba kunjungi situs yang satu ini. Muslimah.or.id.
[ Read More ]
Baca selengkapnya »
Read more...
Selasa, 01 November 2011

Jama'ah Tabligh Mengajarkan Syirik dan Bid'ah

Diposting oleh Unknown di 18.45 – 0 komentar
 
Di bawah ini adalah sebuah kisah dari sekian banyak kisah yang mengandung ajaran syirik dan bid’ah yang disebarkan oleh Jama’ah Tabligh, terdapat dalam sebuah kitab yang sering dibawa oleh jama’ah ini dari satu masjid ke masjid lainnya, yaitu kitab Fadhail Al-A’mal, disebutkan pada halaman 484:

    “Dari Syaikh Waliullah yang berkata dalam kitab Qaulul Jamil: “Ayah saya telah berkata bahwa ketika saya baru belajar suluk, dalam satu nafas dianjurkan supaya membaca Laa ilaaha illallah sebanyak dua ratus kali,”

    Syaikh Abu Yazid Qurtubhi berkata: “Saya mendengar bahwa barang-siapa membaca kalimat Laa ilaaha illallah sebanyak 70.000 kali, ia akan terbebas dari api neraka. Setelah mendengar hal itu, saya membaca untuk istri saya sesuai dengan nishab[1] tersebut. Tidak lupa, saya juga membaca untuk nishab diri saya sendiri.

    Di dekat saya, tinggal seorang pemuda yang terkenal sebagai ahli kasyaf.[2] Dia juga kasyaf tentang surga dan neraka. Namun saya agak meragukan kebenarannya. Pada suatu ketika, pemuda tersebut ikut makan bersama kami. Tiba-tiba ia berkata dan meminta kepada saya sambil berteriak, katanya: “Ibu saya masuk neraka, dan telah saya saksikan keadaannya.”

    Karena melihat kegelisahan pemuda tersebut, saya berpikir untuk membacakan baginya satu nishab bacaan saya untuk menyelamatkan ibunya, di samping juga untuk mengetahui kebenaran mengenai kasyaf-nya. Maka, saya membacanya sebanyak 70.000 kali sebagai nishab yang saya baca untuk diri saya itu, guna saya hadiahkan kepada ibunya. Saya meyakini dalam hati bahwa ibunya pasti selamat. Tidak ada yang mendengar niat saya ini kecuali Allah subhanahu wa ta’ala. Setelah beberapa waktu, pemuda tersebut berteriak, “Wahai paman, wahai paman, ibu saya telah bebas dari api neraka.”

    Dari pengalaman itu, saya memperoleh dua manfaat: Pertama, saya menjadi yakin tentang keutamaan membaca Laa ilaaha illallah sebanyak 70.000 kali, karena sudah terbukti kebenarannya. Kedua, saya menjadi yakin bahwa pemuda tersebut benar-benar seorang ahli kasyaf.”[3]

Bahaya Besar dalam Kisah Ini:

1. Perbuatan Syirik kepada Allah Rabbul ‘alamin

Kesyirikan dalam kisah di atas adalah klaim mengetahui ilmu ghaib yang mereka namakan kasyaf, bahkan dapat mengetahui keadaan seseorang apakah masuk surga atau neraka, padahal telah dimaklumi bersama bahwa hal itu termasuk perkara ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah ta’ala, sebagaimana firman-Nya:

قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالأرْضِ الْغَيْبَ إِلا اللَّهُ

“Katakanlah: “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”.” [An-Naml: 65]

Al-Imam Ibnu Katsir Asy-Syafi’i rahimahullah menjelaskan dalam Tafsir-nya:

    يقول تعالى آمرًا رسوله صلى الله عليه وسلم أن يقول معلمًا لجميع الخلق: أنه لا يعلم أحد منأهل السموات والأرض الغيب. وقوله: { إِلا اللَّهَ } استثناء منقطع، أي: لا يعلم أحد ذلك إلا الله، عزوجل، فإنه المنفرد بذلك وحده، لا شريك له، كما قال: { وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لا يَعْلَمُهَا إِلا هُوَ } الآية[الأنعام: 59]، وقال: { إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنزلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌمَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ } [لقمان: 34]، والآيات في هذاكثيرة

“Allah ta’ala berfirman seraya memerintahkan Rasul-Nya shallallahu’alaihi wa sallam untuk mengajarkan kepada seluruh makhluk, bahwasannya tidak ada satupun penduduk langit dan bumi yang mengetahui perkara ghaib. Dan firman Allah ta’ala, “(Tidak ada penduduk langit dan bumi yang mengetahui perkara ghaib) kecuali Allah” adalah sebuah pengecualian yang terputus, yaitu bermakna: Tidak ada satupun yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah ‘azza wa jalla, sesungguhnya Dia esa dalam perkara ilmu tentang yang ghaib, tidak ada sekutu bagi-Nya, sebagaimana firman-Nya:

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لا يَعْلَمُهَا إِلا هُوَ

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri” [Al-An’am: 59]

Dan juga firman-Nya:

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنزلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَاتَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [Luqman: 34]

Dan ayat-ayat tentang ini masih banyak.” [Tafsir Ibnu Katsir, 6/207]

Dari penjelasan di atas maka jelaslah bahwa ilmu tentang perkara ghaib adalah suatu kekhususan bagi Allah ta’ala, sehingga jika ada makhluk yang mengklaim mengetahui perkara ghaib berarti dia telah menyamakan dirinya dengan Allah ta’ala.

Demikian pula apabila seseorang meyakini ada selain Allah ta’ala yang mengetahui perkara ghaib berarti dia telah menyamakan Allah ta’ala dengan orang tersebut. Inilah hakikat kesyirikan, yaitu menyamakan Allah ta’ala dalam perkara yang merupakan kekhususan bagi Allah ta’ala.

Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menghukumi kafir terhadap orang yang mempercayai ucapan dukun dan peramal tentang perkara ghaib yang akan terjadi di masa depan, sebagaimana dalam sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam:

من أتى عرافًا أو كاهنًا، فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun, lalu dia membenarkan ucapannya, maka dia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu’alaihi wa sallam-.” [HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, dishahihkan Asy-Syaikh Albani dalam Shahih At-Targhib, no. 3047]

Adapun sebagian perkara ghaib yang disampaikan oleh para Rasul -baik Rasul dari kalangan manusia maupun malaikat yang diutus untuk menyampaikan wahyu- maka itu bukanlah suatu ilmu yang dapat mereka ketahui sendiri melainkan itu adalah ilmu yang Allah ta’ala wahyukan kepada mereka, sebagaimana firman-Nya:

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا إِلا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ

“(Dia adalah Allah) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada Rasul yang diridai-Nya” [Al-Jin: 26-27]

Jadi, sebagian ilmu ghaib yang diketahui oleh makhluk adalah kekhususan bagi sebagian makhluk saja, yaitu para Rasul, bukan manusia biasa. Itupun mereka dapatkan melalui wahyu, bukan karena suatu amalan khusus, seperti dzikir tertentu dengan jumlah tertentu dan cara tertentu sebagaimana dalam kisah Jama’ah Tabligh di atas.

Sehingga para Rasul tidak mengetahui perkara ghaib kecuali yang telah Allah ta’ala wahyukan kepada mereka, maka kita tidak boleh meyakini para Rasul mengetahui perkara ghaib sebagaimana Allah ta’ala mengetahuinya. Bahkan Rasul yang paling mulia, Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam secara khusus diperintahkan oleh Allah ta’ala untuk mengabarkan kepada manusia bahwa beliau tidak mengetahui perkara ghaib, sebagaimana firman-Nya:

قُلْ لا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلا ضَرًّا إِلا مَا شَاءَ اللَّهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَامَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudaratan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudaratan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman”.” [Al-A’rof: 188]

Inilah salah satu bentuk kesyirikan yang diajarkan oleh Jama’ah Tabligh. Dan diantara bahaya perbuatan syirik adalah menghapuskan seluruh kebaikan yang pernah diamalkan oleh pelakunya, sebagaimana firman Allah ta’ala:

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: “Jika kamu menyekutukan Allah, niscaya terhapuslah amalanmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.” [Az-Zumar: 65]

Maka melalui tulisan ini kami nasihatkan kepada Jama’ah Tabligh secara khusus dan kaum muslimin secara umum untuk meninggalkan jama’ah yang mengajarkan kesyirikan ini dan berhati-hati darinya.

Adapun bahaya syirik lainnya dan bentuk-bentuknya dapat dilihat dalam artikel berikut:
  •  PERINGATAN DARI BAHAYA SYIRIK (1) [Link:http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/01/peringatan-dari-bahaya-syirik-1/ ]
  •  PERINGATAN DARI BAHAYA SYIRIK (2) [Link:http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/01/peringatan-dari-bahaya-syirik-2/ ]
  •  PERINGATAN DARI BAHAYA SYIRIK (Ceramah) [Link:http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/13/peringatan-dari-bahaya-syirik-ceramah/]

2. Perbuatan Bid’ah dalam Agama

Ulama seluruhnya sepakat[4] bahwa ibadah tidak dianggap syah apabila tidak memenuhi dua syarat:

Pertama: Ikhlas karena Allah ta’ala.
Kedua: Meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.

Penjelasan syarat  syahnya ibadah lebih detail dapat dilihat pada artikel:
  •  Syarat Diterimanya Ibadah
    Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/03/syarat-diterimanya-ibadah/
  •  Syarat Diterimanya Ibadah (Ceramah)
    Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/13/syarat-diterimanya-ibadah-ceramah/

Maka tidak cukup dalam ibadah hanya dengan modal ikhlas saja, tetapi harus disertai dengan peneladanan terhadap Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Sehingga apabila seseorang beribadah kepada Allah ta’ala dengan niat yang ikhlas namun tidak meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam maka tidak diterima amalannya, sebagaimana sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam:

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa yang mengada-adakan perkara baru dalam agama kami ini apa yang tidak berasal darinya maka ia tertolak.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu’anha]

Juga sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam:

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَد

“Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak kami perintahkan maka amalan tersebut tertolak.” [HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu’anha]

Inilah bahaya perbuatan bid’ah dalam agama, yaitu tertolaknya amalan bid’ah karena tidak meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Sangat mengherankan, Jama’ah Tabligh yang katanya mau meneladani dakwah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu’anhum, ternyata dakwah mereka sangat bertentangan dengan ajaran Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan teladan para sahabat radhiyallahu’anhum.

Dalam kisah di atas, terdapat beberapa bentuk bid’ah:
1) Membaca Laa ilaaha illallah dalam satu nafas.
2) Menentukan jumlah dzikir 200 kali.
3) Menentukan jumlah dzikir 70.000 kali.
4) Berdzikir untuk orang lain (sebagai hadiah), baik yang masih hidup maupun sudah mati.
5) Menetapkan keyakinan dan amalan tanpa berdasarkan dalil, tetapi melalui kasyaf yang syirik.

Ini semuanya bid’ah, tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu’anhum.

Adapun bahaya perbuatan bid’ah dapat dilihat pada artikel Peringatan dari Bahaya Bid’ah.
Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/08/01/peringatan-dari-bahaya-bid’ah/

Jika amalan terhapus karena syirik dan tertolak karena bid’ah, maka apa yang bisa diharapkan dari jama’ah yang mengajarkan syirik dan bid’ah ini!?

Demikianlah, apabila dakwah tidak dilandasi dengan ilmu maka kerusakannya lebih besar dibanding kebaikannya, bahkan yang lebih parah lagi, ketika mereka berbuat kerusakan mereka anggap sedang melakukan perbaikan.

Semoga pembahasan ringkas ini dapat menjadi renungan bagi Jama’ah Tabligh dan seluruh kaum muslimin.

Wallahul Muwaffiq.
--------------------------------------------------------------------------------------------
[1] Nishab artinya bahagian
[2] Ahli kasyaf adalah seseorang yang mampu melihat segala hal ghaib, karena hijab telah diangkat darinya. Begitulah anggapan mereka, namun hakekatnya semua itu adalah bohong belaka.
[3] Kisah dan catatan kaki dinukil melalui perantara sebuah tulisan yang berjudul Kitab Fadha`il Al-A’mal dalam Timbangan As-Sunnah karya Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi hafizhahullah di majalah Asy-Syari’ah.
[4] Lihat Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyah, Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaiminrahimahullah, hal. 115 pada syarah hadits kelima.

Ditulis oleh Ustadz Sofyan Chalid Ruray

===============================================

Berikut adalah beberapa tanggapan terhadap tulisan ini:

Abdullaah says:

Bismillaah.
Kutipan Syaikh Utsaimin rahimahullah : “Diantara adab para dai yang wajib untuk mereka jalankan, adalah tolong menolong diantara mereka. Dan tidak selayaknya mereka berkeinginan agar ucapannya saja yang diterima dan harus didahulukan dari pada orang lain. Tapi semestinya keinginan seorang dai adalah agar dakwah (kebenaran), diterima baik lewat dirinya atau orang lain. Selama keinginan anda adalah tegaknya agama Allah (di muka bumi) maka jangan anda perdulikan darimana kebenaran itu kan menyebar, apakah dari anda atau yang lainnya.

Memang benar bahwa seseorang berkeinginan agar kebaikan itu berada ditangannya, tapi tidak boleh dia membenci kalau seandainya kebaikan itu juga ada ditangan orang lain. Yang wajib baginya adalah agar agama Allah tegak darimana saja datangnya. Jika seorang dai telah membangun pemikirannya di atas kaidah ini, maka dia akan membantu saudaranya dalam berdakwah di jalan Allah meskipun manusia lebih banyak condong kepada orang lain dari pada dirinya.”

Jawaban dari Ustadz Sofyan Chalid Ruray:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Walhamdulillah, diantara bentuk pertolongan yang besar dan wajib adalah mengingatkan kesalahan para da’i tersebut, apalagi jika kesalahannya adalah pelanggaran besar terhadap hak Allah ta’ala yaitu kesyirikan yang dapat menghapus amalan mereka. Sehingga dengan adanya peringatan itu -insya Allah ta’ala- mereka benar-benar menjadi da’i ke pintu-pintu surga bukan ke pintu-pintu neraka. Wallahul Musta’an.

Hanung COkro says:

Akhi…apakah ini sudah di tanyakan ke para pimpinan dan anggota JT…tolong sebelum antum sebarkan ini berita tolong tabayyun dulu…takut timbul fitnah…syukur2 antum coba diskusi dg mereka…tanpa harus keluar statement di blog ini yg bisa di akses oleh semua orang…

Jawaban dari Ustadz Sofyan Chalid Ruray:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

1. Tidak setiap berita membutuhkan tabayun. Berita yang membutuhkan tabayun adalah jika disampaikan oleh orang fasik dan masih meragukan. Kalau yang menyampaikan kepada kita adalah orang yang terpercaya maka tidak diharuskan tabayun, apalagi kalau berita tersebut terdapat dalam kitab mereka (yakni Fadhail Al-A’mal), maka berita tentang adanya ajaran tersebut berarti sudah memiliki bukti yang sangat kuat karena terdapat dalam kitab mereka sendiri, bukan dari kitab orang lain.

2. Tidak ada dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang mengharuskan kita tabayun dulu kepada kelompok sesat sebelum mengkritik mereka, tapi apabila telah jelas hal itu adalah kesesatan maka wajib bagi kita untuk mengingatkan umat akan bahayanya. Dan tidak sedikit, orang yang berniat tabayun kepada kelompok sesat -padahal sudah jelas ajaran-ajaran mereka sesat- malah pada akhirnya terpengaruh dengan syubhat-syubhat mereka dan membenarkan kesesatan mereka. Oleh karena itu cukup bagi kita dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah serta penjelasan ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah tanpa harus tabayun ke kelompok sesat tersebut.

3. Bahkan yang ana lakukan lebih dari tabayun, yaitu ikut bergabung bersama mereka kurang lebih 3 tahun lamanya, dan ana lihat sendiri dengan mata kepala kisah tersebut memang ada dalam kitab Fadhail Al-A’mal dan masih banyak penyimpangan lainnya. Wallahu A’lam.

Adapun fatwa ulama Ahlus Sunnah tentang kesesatan Jama’ah Tabligh, IM dan Hizbut Tahrir silakan dilihat dalam artikel FATWA-FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH TENTANG KELOMPOK-KELOMPOK ISLAM KONTEMPORER
Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/09/24/fatwa-fatwa-ulama-ahlus-sunnah-tentang-kelompok-kelompok-islam-kontemporer/
[ Read More ]
Read more...
Postingan Lama
Langganan: Postingan (Atom)
  • Popular
  • Waktu
  • Archives
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

  • Beranda
  • AL QURAN ONLINE
  • AL QURAN ONLINE
 

BUKU TAMU
[get this widget]> [close]

Arsip

  • Februari (1)
  • Desember (2)
  • November (20)
  • Oktober (41)

Daftar Blog Saya

  • TEKNOLOGI CCTV
    Tips jika video lost - [image: Video Loss] Pilih aksi (actions) yang akan dijalankan apabila terdeteksinya sabotase kamera. Lebih dari satu aksi dapat dipilih untuk setiap channel...
    14 tahun yang lalu
  • Muslim Indonesia
    BAHAYA MEROKOK - Setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukk...
    15 tahun yang lalu
  • The Best Security Cameras-Jual Paket CCTV-DVR | Sewa CCTV Surveillance Cameras Terbaik-Jakarta-Indonesia
    -
  • FRAMES
    -
 
 
© 2011 BERBAGI BERSAMA | Designs by Web2feel & Fab Themes

Bloggerized by DheTemplate.com - Main Blogger